kasih,,
jika aku hidup, hidupkan aku sebagai cinta;
jika aku mati, matikan aku sebagai cinta;
jika aku tiada jangan pernah biarkan cinta, tiada,-
ajidwi: memanjatkan doa
aku pernah membuat permohonan pada Tuhan, mungkin jika aku punya kuasa aku akan mengajukan petisi terhadapnya..
namun aku hanya dapat memohon,,
yaa tuhan, jika kau izinkan kau cipta aku sekali lagi jadi roti untuk perut-perut yang lapar dijalanan
jika kau pun berkenan, kau bisa cipta aku sekali lagi jadi rumah bagi diri dan jiwa yang menggigil kedinginan di teras-teras peradaban..
sampai senja ini aku terus melantunkan permohonan-permohonan itu..
aku melihat orang yang menawarkan cawan kasih di pinggir-pinggir jalan,, meminta sekeping uang untuk sekedar mengganjal perut mereka yang tak kuasa mereka lawan..
permohonan itu terus aku kidungkan dihadapan tuhan.. terus.. ku lantunkan..
picasso: cat eating bird
sampai pada perjalanan senja menuju tempat ku bernaung,, permohonan ku itu berhenti berdetak..
ia terbakar dengan peristiwa yang seketika itu juga ku saksikan..
aku melihat seekor burung yang tergolek pasrah di hadapan kucing,,
kucing itu sedang berusaha memangsa burung yang berada tepat di depan mulutnya..
mungkin banyak orang mengira bahwa peristiwa burung yang dimakan kucing adalah hal alami dari sebuah kebinatangan.. "kebinatangan"
namun justru aku menemukan jawaban dari permohonan yang selalu menggumam dalam hati dan mulutku ini..
pengorbanan yang dilakukan burung adalah pengorbanan cinta,, ia tidak pernah menolak untuk menjadi burung, yang tiap saat harus siap untuk dimangsa..
burung itu tahu bahwa jalan cinta yang harus ia lalui adalah menjadikan dirinya sebagai mangsa dari si kucing..
jika aku dicipta sebagai burung sudah barang tentu aku akan hanya dapat memenuhi perut-perut lapar seekor kucing..
jika aku dicipta sebagai sebuah roti pasti aku hanya singgah sebentar dalam perut-perut yang lapar
jika aku dicipta sebagai rumah tentu aku tak dapat dimuati oleh jutaan orang yang menggigil kedinginan..
namun Cinta telah menghadirkanku sebagai manusia yang bisa memenuhi ribuan perut-perut yang kosong pun dapat membangun jutaan tempat-tempat bersemayam..
sekali lagi Tuhan telah membawaku, membawa kita,manusia, sebagai ciptaan Cinta yang paling agung.. membawa cinta kehadirat semesta dengan tangan-tangan kita..
Cinta adalah pekerjaan terbesar yang lahir untuk kita, manusia..


link ku diganti ruangrealisme ya mas aji. hihihi. mari kita ngeblog terus... :)
BalasHapus. kereen kata kata nya mas aji :)
BalasHapus