oh kasihku..
Pada rindu yang telah lama menghujam meradang hatiku ini..
Datanglah... Datang..
Sebab engkaulah obat dari segala obat,
cinta dari segala cinta..
Oh kasihku...
Cintaku yang selalu merebak ditiap udara seperti wewangian..
Kasiih... Kasiiih...
Begitu panjang masa ini hadir dan mencampakkanku,
hanya untuk mengajariku akan kau,
mengenalmu, mencintaimu...
Ribuan luka kusandang dari nama-namamu yang terus merobek kebekuan diri ini..
Namun apalah diri yang tak berarti ini,
sebab segala wujud adalah engkau,
segala kasih adalah engkau!
Bagaimana aku bisa membawa setitik air pada keluasan samudra?
Sedang aku ini tiada...
Oh cintaku yang tak pernah habis segala..
Padamu kuserahkan penghabisan cinta dan diri ini..
Terimalah... Terima...
Sebab pada beratus kali aku hidup serta beratus kali aku mati,
segala yang kusaksikan ialah engkau..
Yang selalu bertahtakan cinta dan keabadian..
Oh cinta dari segala cinta..
Wujud sempurna lagi indah..
Terimalah kepasrahanku atas rindu dan cintaku padamu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar