...Rindu dan Cinta adalah pilar-pilar kasat yang menopang langit; Rindu mengisi kepongahan tulang belulang dan darinya memerahlah darah seperti mekarnya Cinta......
Jumat, Mei 27
nada dan cinta
siapa yang tak suka mendengarkan musik? lantunan lagu dan nyanyian?
aku mungkin dapat berkata bahwa setiap orang menyukai nada-nada yang dilantunkan dengan sedemikian indah dan sempurna.
aku tak pernah benar-benar peduli dengan warna musik apa yang aku atau kau sukai, namun yang penting adalah kita menyukai nada-nada yang dilantunkan dengan penuh kesederhanaan yang sempurna! sebuah keindahan.
aku begitu suka mendengarkan lagu-lagu balad yang begitu menyentuh, atau slowrock dengan penampilan penyanyinya yang sangar namun tetap lembut mengalunkan lagu, atau tembang-tembang jawa yang begitu halus atau lagu-lagu latin yang begitu bersemangat, atau musik klasik yang bagi sebagian orang membosankan.
dari kesemuanya, aku hanya cukup mendengarkan, aku tak harus belajar berbagai bahasa untuk dapat mengartikan lirik atau maksud lagu tersebut. aku tak harus belajar pertitur, atau ahli dalam matematika.
tanpa apapun aku sudah sebegitu jatuh dan tercecap kedalamnya, nada-nada....
semua orang akan mengalami hal yang sama dengan lagu, musik, nada-nada
kita tak pernah benar-benar harus mengerti, cukup biarkan nada-nada itu mencumbui telinga kita serta merasuk kedalam hati kita..
sama halnya seperti nada-nada; cinta, kita tak pernah dituntut untuk mengerti apa itu cinta. kita tak harus benar-benar mengenal atau tahu apa yang kita cinta.. cukup rasakan dengan hati kita, seperti nada-nada
dan
biarkan nada-nada mencipta simfoni dan harmoni
biarkan cinta mempertemukan kesederhanaan dan kesempurnaan
sebab kita tak pernah menemukan nada-nada, bahkan Cinta!
melainkan kita telah dipertemukan oleh nada-nada,dan Cinta!
layaknya kau-aku..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar