

Ketika sesuatu mengenakan warna merah sebagaimana api, sesuatu itu akan menjadi api beku, dan segala yang disekitarnya akan bergerak terbakar sebagaimana ranting terbakar, sebagaimana inti matahari yang diam sedang sekitarnya bergerak memusatkan perhatiannya.
Ketika mawar memutuskan menggunakan warna merah, sebelumnya ia harus menjadi pertapa, seperti api yg membakar dirinya sendiri. Sehingga ketika ia sampai didalam kuil kesunyian, semesta sekelilingnya bergerak melingkupinya.
Jangan kira jika sesuatu itu diam ia tak hidup dan ia bukanlah apa-apa. Sebab sesuatu yang diam sejatinya sedang menjalani laku pertapaan api, laku warna merah. Sebab dialah kita dapat bergerak. Terbakar warna merah tak terlihat, kasat.
Dan ketika sesuatu kita sangka mati dan tak bergerak, sejatinya sesuatu itu sedang memasuki laku pertapaan api, laku merah, membakar sekitarnya, segalanya, dengan keghaiban tak tersentuh, dengan kesunyian.
Api yang membakar kedalam disebut kerinduan.
Api yang membakar keluar distebut cinta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar