Selasa, Februari 15

panggil aku GILA,





aku bangun mendahului pagi; menyusun diriku jauh sebelum pagi menyusun dirinya

nafas telah kuisi dalam dadaku, sebagai bekal perjalananku hari ini

langkah kuseret tiap hari, dengan segala kepolosanku, aku mengais tiap kenangan yang berserakan dijalanan.

aku selalu memandangi hari, ia juga sesekali melemparkan pandangnya yang hangat padaku

tak seperti orang-orang yang memandangku dengan serbuan kecurigaan yang hendak menelanjangiku

apa mereka tak tahu kalau aku sudah begitu telanjang?

lalu siapa yang mereka sebut gila?

AH!

.....................................................,,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar