Minggu, Desember 23

Mereka yang Tak Menari


Mereka yang Tak Menari

oleh Gabriela Mistral
Nobel Award of Literature 1945




Anak pincang berkata suatu kali
"betapa kudapat menari?"
Kami katakan padanya
Mulailah menari dengan hati


Lalu yang cacat berkata pula,
"Betapa kudapat menyanyi?"
Kami katakan padanya
Mulailah menyanyi dengan hati


Nelayan miskin yang mati berkata,
"Betapa kudapat menari?"
Kami katakan, "Biarkan angin
Menerbangkan hatimu ke angkasa!"


Tuhan bertanya dari atas sana,
"Betapa kudapat meninggalkan arasy?"
Kami katakan pada-Nya turunlah
Dan menari bersama kami dalam kilauan cahaya


Semua yang di bukit sedang menari
Bersama-sama di bawah matahar
Moga hati mereka yang hilang
Kembali menjelma tanah dan abu

Selasa, Desember 18

penantian





Aku burung kecil
Di hadapan cinta, di hadapan engkau
Kerinduan telah membakar mata juga sayapku
Semenjak cinta tumbuh memenuhi udara
Semenjak cinta menjadi cahaya

Oh
Demi cinta yg memberi keadilan
Menampakkan diri,
Pada Si dungu dan Si peragu

Aku harus membakar bulu-buluku sendiri
Setiap matahari menyelam dalam malam
Untuk membuatku tetap terjaga
Sebab aku tak ingin jatuh terlelap
Hingga namamu tak lagi dapat menggetarkan bibir ini
Untuk membuatku sedikit dapat bertahan
Dari dingin rindu yg telah menggugurkan dedaunan
Dari dingin rindu yg menghentikan perjalanan sungaisungai