Rabu, Maret 31

kita tidak pernah benar benar hidup hanya pada saat ini;

oleh: aji dwi prasetyo


Kita tidak pernah benar benar hidup hanya pada saat ini;

masa, yang lalu; menumpahkan siang dan malamnya pada saat ini;
dengan fajar dan senja yang menikam mata serta hati, pada diri yang tenggelam didalamnya..

Kita tidak pernah benar benar hidup hanya pada saat ini;

sayap masa, yang esok; dirajut helai demi helai.,
bagai angsa putih,
yang menjelujuri bulu-bulunya yang kusut ditepian cermin danau,

untuk kemudian mengepakkan keindahan pada langit,
pada mata serta hati dan diri,,

kita tidak pernah benar benar hidup hanya pada saat ini;

tapi siang dan malam adalah karena mata
yang terbatas pada apa yang ia pandang,,
dan pada hatilah mentari mengungkap cahaya cintanya..

Kita tidak pernah benar benar hidup hanya pada saat ini;

tapi sayap dan buluh-buluhnya tak tumbuh pada jasad
yang tertambat pada kesombongan dan keingkaran
dan pada hatilah bilah sayap kerendahan dan kesyukuran disematkan, hingga..
membawamu terbang melampaui yang lalu, kini dan esok
yang tiada..

Pada kesejatian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar