Kamis, Maret 25

pagi

pagi

Oleh : aji dwi prasetyo

Pagi ini rintik rintik hujan masih asyik bergumul,
diantara waktu yang berlari, pekerja yang cemas, ataupun aku yang terdiam dalam kesendirian.

Pagi ini mentari dan aku tak bertegur sapa, seperti biasa.
Air terus saja meluncur berkejaran menuju gang gang sempit nan gelap.
pagi ini aku bertemu gadis berkelambu malu-malu, menatap kedinginan yang tak kunjung reda.
Pagi ini tatapan-tatapan bangku kosong, tanpa segelas kopi maupun kepalan puing rokok.
Pagi ini pertunjukan hari digelar, dengan hujan serupa petikan dawaidawai mencipta harmony.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar