Rabu, Februari 23

walau

Oleh : Sutardji Calzoum Bachri



Walau penyair besar
takkan sampai sebatas allah

dulu pernah kuminta tuhan dalam diri sekarang tak

kalau mati mungkin matiku bagai batu tamat bagai pasir tamat

jiwa membumbung dalam bait-bait sajak!

tujuh puncak mendulang-dulang

nyeri hari mengucap-ucap

di butir pasir kutulis
rindu rindu


walau huruf habislah sudah


alif bataku belum sebatas allah



Memahami Puisi, 1995 Mursal Esten

Tidak ada komentar:

Posting Komentar