Rabu, Maret 9

jangan bersedih






Kita menangis biasanya menangisi suatu kehilangan yang berasal dari kecintaan dunia kita. kehilangan kekasih yang meninggalkan kita, kehilangan pasangan hidup yang pergi karena telah menemukan orang yg lain yang lebih dicintainya, apakah cinta seperti ini pantas diratapi? Karena kau mencintainya dan dia telah tak mencintaimu lagi



Majnun kehilangan Layla dan mereka saling mencintai dan mereka saling merindukan, tetapi tak diizinkan bersama didunia yg fana, bahkan seandainya bersamapun cinta mereka akan dipisahkan oleh maut yang merenggut seseorang lebih dahulu dari yang lainnya, Maut yang mereggut segala kesenangan dunia. Dan Allah adalah Maha Pencemburu. Dia cemburu ketika hambanya yang soleh, yang ikhlas lebih mencintai bagian dunia ini dari pada cintaNya yang Abadii.



Lihatlah bagaimana Nabi Ibrahim as terpaksa berpisah dari putranya Nabi Ismail selama 13 tahun. Lihatlah Bagaimana Nabi Yakub as kehilangan anak yang sangat disayanginya Nabi Yusuf as dan menangis hingga matanya buta. Hingga Allah swt berkata, Wahai Yakub jika kau tetap menangisi Yusuf maka Aku akan mengambil kenabianmu. Allah Maha Pencemburu, Dia ingin hambaNya Total MencintaiNya.



Apakah kita pernah menangis dimana tangisan kita merupakan bagian dari tangis kerinduan akan cintaNya, akan cinta Rasulullah saw. Akan cinta Wali-Wali Allah seperti Mawlana Rumi menangisi kehilangan gurunya Samsi Tabriz yang dibunuh oleh orang terdekatnya. Rumi menangis dan berputar-putar menari dalam extase kerena kerinduan akan gurunya yang atngisannya merupakan bagian dari Cinta Ilahi, Apakah kita pernah menangis dan ingin mendekat kepadaNya semata-mata kerena cinta seperti ini?



Allahumma Yaa Allah maafkan hambamu ini yang kadang menangis karena sebuah kehilangan dari dunia ini yang tak pantas sebenarnya untuk ditangisi.



Ya Allah, Aku memohon ampun kepada-Mu atas segala kesalahan yang telah kulakukan. Dan aku memohon ampun kepada-Mu atas segala hal yang tidak Kau sukai dariku dan segala hal yang berhubungan denganku yang tidak Kau ridai.



Dan aku memohon ampun kepada-Mu atas nikmat yang telah kugunakan untuk menambah ketidakpatuhanku terhadap-Mu. Dan aku memohon ampun atas segala dosa yang tiada seorang pun tahu kecuali Engkau dan tiada seorang pun yang melihat kecuali Engkau dan tiada yang mencakupi kecuali rahmat-Mu dan tiada yang mengantarkan kecuali ampunan-Mu dan rahmat-Mu.



Tidak ada Tuhan melainkan Engkau. Maha Suci Engkau, Laa ilaaha ila anta Subhanaka ini kuntu minal dzalimin,dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menzalim diriku sendiri!



Ya Allah, aku memohon ampun kepada-Mu atas ketidakadilan yang kulakukan terhadap hamba-hamba-Mu baik laki-laki maupun perempuan yang telah kusakiti baik fisiknya maupun martabatnya atau dalam kepunyaan mereka yang telah Kau berikan dengan karunia-Mu yang tak kurang sedikit pun.



Yaa Allah Aku memohon kepada-Mu, anugerahkanlah aku dengan rahmat-kasih sayang Mu yang mencakup segalanya.



Yaa Allah, Janganlah Engkau hinakan aku dengan hukuman-Mu tetapi berilah apa yang kuminta kepada-Mu, sebab aku sangat memerlukan rahmat-Mu



Ya Allah, Engkau Maha Penyayang di antara semua penyayang. Semoga Allah SWT melimpahkan berkah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga dan para sahabatnya.



Laa hawla wala quwwata ila billah, Tiada daya dan kekuatan kecuali dari Allah SWT Yang Maha tinggi dan Maha Agung.



(Sebuah doa dari Sulthan Awliya Syaikh Abdullah Faiz ad-Dagestani Doanya Sultan adalah Sultannya Doa )





Jangan Bersedih



Mawlana Syaikh Nazim Adil al-Haqqani qs

Lefke, Cyprus Turky, 29 Januari 2010








Bismillahi 'r-Rahmani 'r-Raheem



Ucapkanlah Audzubillah himinasy syaithonir rojim, karena setan sedang berusaha untuk membuat manusia dalam keadan yang sangat sedih. Apabila kalian merasa sedih, kalian mesti sadar bahwa kesedihan itu berasal dari shaitan, yang menginginkan kesedihan bagimu. Jika kamu mau menghilangkan kesedihan dari dirimu, apakah obatnya? Allah berfirman, "Jika kamu tidak mau bersedih, maka jika kamu menemui seseorang yang sedang sedih, cobalah untuk mengambil dan mengangkat kesedihan orang itu, dan AKU akan mengangkat kesedihan mu."



Ini adalah ajaran untuk seluruh Ummat Manusia. Saat ini seluruh dunia dalam keadaan sedih. Apakah kamu memikirkan mengenai kesedihan itu? Bagaimana kamu dapat menghilangkan kesedihan dari hati manusia? Kirimlah bantuan untuk korban bencana alam, karena mereka lapar dan dahaga, dan tiada tempat bernaung. Mungkin mereka akan di timpa dengan gempa bumi sekali lagi. Maka untuk menghilangkan kesedihan, ucapkanlah Bismillahir rahmaanir rahim, AKU akan mengangkat kesedihanmu.



Harta, dan Pangkat atau kedudukan tinggi tidak pernah dapat menghilangkan kesedihan dihati manusia. Apakah Obat bagi kesedihan? Manusia zaman sekarang berada dalam Lautan penderitaan, Lautan Kesedihan, Lautan laknat, Lautan kesusahan dan kesakitan. Islam membawa penyembuhan bagi setiap penderitaan atau penyakit, dengan Obatnya! Bagi setiap puncak kesusahan, penderitaan, penyakit, azab - apakah kunci untuk menyelamatkan mereka? Obat ini berada didalam Al Quran? Segalanya berada dalam Al- Quran! Bacalah.



Wahai kekasihKu, Aku tidak senang jika kamu dalam kesedihan. Aku memberimu apa yang menyenangkan hati mu, AKU adalah penciptamu, Aku adalah Tuhanmu, mengapa kamu sedih, jika Aku sedih, maka kamu boleh bersedih." Mungkinkah Allah besedih? Hashah....tidak mungkin! Maka sering-seringlah kalian tersenyum, jangan bermuka masam. Allah swt tidak mengirim mu utk menambahkan kesedihan manusia! Ya Habibi, aku mengirim Bashiran wal Naziran, Penasihat yang membawa berita baik, berita bahagia dan peringatan.



Allah swt tidak meninggalkan kekasihnya dalam keadaan sedih. Dia tidak berbuat demikian! Segala yang berlaku di sini, apabila ia di khabarkan kepada Rasulullah (saw), tidak akan meninggalkan Rasulullah saw dalam keadaan sedih, tidak! Allah tidak meninggalkan kekasihNya dalam keadaan sedih! Khalataman Nabiyyin (Penutup Para Nabi), adalah makhloq yang tercinta di sisi Allah swt, maka mungkinkah Allah akan meninggalkan Baginda Nabi Muhammad saw dalam keadaan sedih? Jika Rasulullah saw bersedih,adalah karena beliau saw tiada kuasa untuk melakukan sesuatu untuk membantu umatnya.



Allah Maha Kuasa, IA bisa melakukan apa saja yang IA kehendaki. "Apa yang menjadikan mu bersedih, wahai kekasihKU." bertanya Allah kepada Rasulullah saw. "Wahai kekasihKU, yang sering menyebut Ummati ummati, engkau senantiAasa risau akan keadaan Ummatmu. Adakah AKU tidak berkuasa menghilangkan segala-galanya dari Ummatmu, yang menjadikan kamu sedih?" Firman Allah ini adalah Lautan ilmu yang kamu tak akan menemui batasan atau dasar lautan...."Wahai kekasihku, AKU tidak akan meninggalkan kamu dalam keadaan sedih," Alhamdulillah, syukurlah kepada Allah. Wahai pendengar, hadirlah, dan pelajari, pelajari sesuatu mengenai derajat Habibullah, Kekasih Allah, kalian mesti mencoba mempelajari sesuatu kemuliaan, dan kebesaran dan kasih sayang yang dikirimkan Allah swt kepada Baginda Nabi saw.



Wahai kekasihKU, mengapa kamu bersedih? Aku adalah Tuhan semesta alam, dan Aku tidak senang jika engkau sedih. Lihat ke arah padang rumput itu..." Allah memerintahkan Rasulullah (saw) memandang ke arah yang Dia di perintahkan untuk melihat. Maka ada padang yang luas sekali, dan ada sebuah Pohon Besar di tengah-tengah padang itu, dan di atas pohon itu, ada seekor burung, yang di paruh nya ada segumpal tanah lumpur. Pohon itu melambangkan alam ini. Burung itu adalah Ummatmu. Burung itu mengigit dalam paruhnya, lumpur tanah liat yang kecil sekali, itu adalah dosa-dosa Ummatmu. Dan padang yang Luas ini, adalah Rahmat KU.



Tidakkah Lautan rahmat itu tidak dapat menghilangkan dosa ummatmu? Wahai kekasihku, jangan besedih, Ajarlah ummatmu, siapapun yang menginginkan keridhoan Ku.. dia mesti berusaha untuk menghilangkan kesedihan manusia yang lain. Jika dia berbuat demikian, maka Aku ridha atas perbuatannya, dan Aku senang dengan dia, dan Aku akan menjadikan dia bahagia di dunia dan akherat." Ini adalah peringatan yang keras bahwa kalian mesti berusaha untuk menghilangkan kesedihan dari manusia yang lain, dan Allah akan senang terhadap kalian. Ya Allah, kami senang sekali dengan apa yang Engkau berikan kepada kami malam ini,dengan janjiMU untuk menyelamatkan manusia dengan rahmatMU, ampunkan kami Ya Allah demi Rasulullah Salallahu alayhi wasalam. Fatiha.



Wa min Allah at Tawfiq

Tidak ada komentar:

Posting Komentar